Sampailah mereka ke sebuah pegunungan yang menurut pemandu wisata ini, terdapat sebuah gua yang kedalamannya hampir kurang lebih 16 km. Pemuda tersebut pun takjub ketika melihat bahwa banyak sekali hewan beterbangan di gua ini. Hewan – hewan ini adalah jenis mamalia nocturnal, bernama kelelawar. Selain itu terdapat pula spesies burung malam. Namun seiring berjalan mengitari gua tersebut, pemuda ini merasakan ketakukan yang amat dahsyat. Suasana gelap gulita yang mencekam membuatnya pun semakin merasa takut. Namun beruntungnya saat kembali ke dalam mulut gua, ia menemukan cahaya terang menyinari.
Dari ilustrasi singkat cerita diatas, bisa kita lihat bahwa pentingnya sebuah cahaya yang menerangi kegelapan. Serta menjadi pengingat bagi kita semua bahwasannya gelap itu menakutkan, sehingga kita pun membutuhkan cahaya untuk menerangi.
Kita semua yang hidup di muka bumi ini, menyadari bahwa dunia ini diselimuti oleh kegelapan dosa. Dimana dosa ini bisa juga berupa menentang pencipta – Nya. Sehingga kita sebagai insani manusia biasa, memerlukan terang.
Jesus datang ke dunia ini untuk memulihkan segala ciptaan termasuk juga manusia. Sehingga rupa Allah berinkarnasi menjadi wujud manusia. Dalam kitab perjanjian baru disebutkan bahwa Aku Telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada – Ku, jangan tinggal dalam kegelapan (sumber). Nats ayat renungan ini terdapat dalam kitab Injil Johanes Pasal 12 ayatnya yang ke 46.
Maka dari itu kita sebagai umat kristiani, yang percaya dan mengaku bahwa Tuhan Jesus adalah Juruselamat harus mempercayai bahwa ia adalah terang keselamatan yang menerangi kegelapan. Dan Tuhan Jesus juga adalah satu –satunya terang yang menuntun kita ke jalan yang harus kita tempuh, sebab jalan – Nya merupakan terang di tengah gelapnya dunia ini.
Renungan Hari Ini : Sudahkah kita sebagai umat kristiani, menjalani kehidupan ini sesuai dengan Jalan Terang - Nya ? Sebagaimana Jalan yang dikehendaki oleh – Nya? Dan Bagaimana kita melihat terang Allah yang terpancar di dunia yang berdosa ini? Serta bagaimana cara kita sebagai umat kristiani meneruskan terang – Nya kepada sesama umat manusia?
Demikianlah Renungan Harian Kristiani tentang Jalan Terang Kristus Illahi Menyinari Gelapnya Dunia yang dapat kami bagi kali ini. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengakses situs blog kami ini. Suatu kehormatan bagi kami atas kunjungan kalian ke blog ini. Apabila artikel yang kami buat berjudul Jalan Terang Kristus Illahi Menyinari Gelapnya Dunia, dirasa bermanfaat, silahkan bagikan dan share kepada yang membutuhkan. Agar semua orang tahu bahwa Jalan Kristus adalah terang yang hidup yang mampu menyinari gelapnya dunia ini.



