Terkadang Jalan Tuhan ¡tu amat ganjl atau aneh menurut penilaian dan pandangan kita. Dan hal ini sulit untuk dibayangkan maupun digambarkan. Jalan-jalan Tuhan terkadang juga sering kali bertentangan dengan apa yang kita inginkan dan kita harapkan . Sebab ada tertulis bahwa rancangan Tuhan bukanlah rancangan kita (Baca Kitab Perjanjian Lama, Yesaya Pasal ke 55 : 8-9).
![]() |
| Yesaya 55 :8-9 (dewasarohani.blogspot.co.id) |
Lalu timbul pertanyaan dalam hati kita, mengapa Tuhan mendesign Jalan-JalanNya sedemkan rupa?
Kita yang belum memiliki kedekatan yang intim dengan Tuhan akan mengira dan beranggapan bila Jalan Tuhan itu akan selalu serupa atau sama dengan kehendak yang kita ingini sendiri. Sering kali kita salah kaprah dan terlalu cepat menyimpulkan. Apabila sesuatu telah terjadi didalam kehidpan kita, dan yang terjadi tersebut sesuai dengan kehendak dan harapan kita, maka kita dengan cepat akan menyimpulkan bahwa Inilah Jalan Tuhan. Namun sebaliknya, apabila ada sesuatu hal yang terjadi dalam kehidupan kita tidak sesuai dengan harapan kita maka dengan egois kita akan menyatakan bahwa Ini Bukanlah Jalan Tuhan.
Bila kit abaca Kitab Suci kita Alkitab, maka kita akan menemukan bahwa sering kali bahwa Jalan Tuhan itu justru amatlah bertentangan dengan segala logika, kehendak dan keinginan kita. Sebagai contoh, kita terjadi kelaparan dan kekeringan, Tuhan malah justru membawa Elia ke sungai Kerit. Dan lihatlah apa yang terjadi? Burung burung Gagak memberinya makan. Bila kita lihat contoh diatas, dan kita renungi bahwa apa yang telah dialami oleh Elia tersebut, amatlah tidak masuk akal dan logika kita. Akan tetapi ketahuilah bahwa itulah Jalan Tuhan, yang tidak dapat kita selami.
Dunia ini berprinsip bahwa segala kejahatan yang terjadi dan menimpa pada kita maka haruslah kejahatan itu dibalas dengan kejahatan juga. Bahkan sering juga pembalasan itu rupanya lebih sadis dan keji. Namun berbeda dengan ajaran Kristus Jesus. Jalan Tuhan mengajarkan bahwa kita haruslah bisa mengasihi semua orang termasuk juga orang yang membenci kita maupun musuh kita. Ketahuilah Jalan Tuhan sudah dirancang agar kita sebagai manusia yang percaya senatiasa tinggal dalam Dia dan belajar untuk tunduk melakukan Kehendak-Nya.
Renungan Hari Ini : Sudahkah kita sebagai umat Kristiani mengetahui bahwa Jalan Tuhan tak sama dengan kehendak kita?
Demikianlah Renungan Harian Kristiani mengenai hal Jalan Tuhan VS Kehendak Kita (Manusia) yang dapat kami bagi kali ini. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengakses situs blog ini. Suatu kehormatan bagi kami atas kunjungan kalian ke blog ini. Apabila artikel yang kami buat berjudul Jalan Tuhan VS Kehendak Kita (Manusia) dirasa bermanfaat, silahkan bagikan dan share kepada yang membutuhkan. Terima Kasih, Kiranya Kasih dan Damai Tuhan Allah Bapa, Tuhan Jesus Kristus, serta Roh Kudus kiranya selalu menyertai kita semua. Gbu.



