Umat Kristen adalah pemenang bahkan lebih dari pada pemenang. Bila kita melihat kalimat atau frasa ini tentunya kita sebagai umat kristen akan berbesar hati, dan berbangga.
Awal menuju sebuah kemenangan bukanlah kekalahan, namun kemenangan, yaitu Kristus (baca 1 Korintus 15;57). Kita harus bersyukur dan bersuka cita sebab Kristus Jesus telah memberikan kemenangan pada kita. Dalam Alkitab tercatat bahwa kita umat kristen berangkat dari kemanangan menuju pada kemenangan, dari iman kepada iman. Rasul Paulus sendiri menyatakan bahwa keyakinan yang teguh dalam Injil, sebab Injil adalah kekuatan yang berasal dari Tuhan Allah yang dapat memberi keselamatan kepada setiap orang percaya.
Oleh sebab itu, Daud sangat bermegah di dalam Tuhan, (Baca Mazmur Pasal 20 ayat 8). Orang yang menaruh harapnya kepada Tuhan, akan memperoleh kemenangan dalam hidupnya karena"....Tuhan memberi kemenangan kepada......(Untuk selengkapnya silahkan baca Mazmur 20:7).
Adalah hal yang sia-sia bila dalam hidup ini kita menaruh harap pada kekuatan manusia dan juga kepada kekayaan atau harta benda yang kita miliki, sebab semuanya itu tidak akan dapat menolong dan menyelamatkan hidup kita. Kita harus bersyukur kepada Tuhan, karena kita mempunyai kemenangan yang mutlak melalui Tuhan Jesus Kristus, yaitu kemenangan dalam segala aspek kehidupan telah diberikan kepada setiap kita, karena itu"....saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah.......(untuk selengkapnya baca di kitab 1 Korintus 15 ayat 58).
Melalui kuasa kebangkitan Tuhan Jesus Kristus hendaknya kita disadarkan bahwa kita yang percaya dan beriman adalah umat pemenang, bukan lagi seorang pecundang. Saat kita menerima Jesus sebagai Juruselamat pribadi, maka saat itu pula kita menerima kuasa dan memiliki hidup yang berkemenangan itu.
Oleh karenanya kita harus terus menggali janji-janji Tuhan melalui kebenaran firman Tuhan dan membuang segala pikiran negatif (anggapan buruk) yang sering kali membelenggu kita dengan segala keterbatasan. Arahkan dan pusatkan pikiran kita kepada Jesus Kristus saja.
Ingatlah!!!! Oleh karena kematian, penderitaan, dan kebangkitan Tuhan Jesus Kristus, kita hidup dapat beroleh kemenangan.
Dalam kitab Roma pasal 1 ayat 16-17 tertulis bahwa orang yang benar itu hidup oleh iman. Lalu bagaimana menjadi orang kristen yang Pemenang? Pertama kita harus tahu apa rahasia kemenangan kita, yakni rahasia tersebut aalah kematian Jesus di kayu salib yang menebus, memberi damai, serta membebaskan kita dari belenggu setan dan dosa-dosa. Yang Kedua adalah kita harus mengetahui posisi kita dalam Jesus Kristus. Rasul Paulus sendiri mengatakan dalam kitab Roma pasal 8 ayat 37 bahwa dalam Kristus kita harus menjadi lebih dari pemenang (more tahn conquerors). Apabila kita menginginkan kemenangan kita harus memulainya dengan kemenangan. Sebab kekalahan, keraguan, dan keputus asaan bukanlah modal yang bisa kita pakai untuk membangun sebuah kehidupan yang berkemenangan. Yang Ketiga adalah mau mempergunakan peralatan dan kekuasaan(otoritas) yang sudah ada disediakan Tuhan Allah untuk kita. Otoritas atau kekuasaan tersebut adalah kuasa untuk patuh. Tuhan Jesus senditi sebagai Kepala gereja dan pemegang tertinggi kuasa (baca matius 28 ayat 18-20 dan Filipi 2 ayat 9-11). Dan Tuhan Jesus Kristus sendiri telah memberi delegasi otoritas atau kuasa tersebut kepada Gereja-Nya.
Awal menuju sebuah kemenangan bukanlah kekalahan, namun kemenangan, yaitu Kristus (baca 1 Korintus 15;57). Kita harus bersyukur dan bersuka cita sebab Kristus Jesus telah memberikan kemenangan pada kita. Dalam Alkitab tercatat bahwa kita umat kristen berangkat dari kemanangan menuju pada kemenangan, dari iman kepada iman. Rasul Paulus sendiri menyatakan bahwa keyakinan yang teguh dalam Injil, sebab Injil adalah kekuatan yang berasal dari Tuhan Allah yang dapat memberi keselamatan kepada setiap orang percaya.
Oleh sebab itu, Daud sangat bermegah di dalam Tuhan, (Baca Mazmur Pasal 20 ayat 8). Orang yang menaruh harapnya kepada Tuhan, akan memperoleh kemenangan dalam hidupnya karena"....Tuhan memberi kemenangan kepada......(Untuk selengkapnya silahkan baca Mazmur 20:7).
Adalah hal yang sia-sia bila dalam hidup ini kita menaruh harap pada kekuatan manusia dan juga kepada kekayaan atau harta benda yang kita miliki, sebab semuanya itu tidak akan dapat menolong dan menyelamatkan hidup kita. Kita harus bersyukur kepada Tuhan, karena kita mempunyai kemenangan yang mutlak melalui Tuhan Jesus Kristus, yaitu kemenangan dalam segala aspek kehidupan telah diberikan kepada setiap kita, karena itu"....saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah.......(untuk selengkapnya baca di kitab 1 Korintus 15 ayat 58).
Melalui kuasa kebangkitan Tuhan Jesus Kristus hendaknya kita disadarkan bahwa kita yang percaya dan beriman adalah umat pemenang, bukan lagi seorang pecundang. Saat kita menerima Jesus sebagai Juruselamat pribadi, maka saat itu pula kita menerima kuasa dan memiliki hidup yang berkemenangan itu.
Oleh karenanya kita harus terus menggali janji-janji Tuhan melalui kebenaran firman Tuhan dan membuang segala pikiran negatif (anggapan buruk) yang sering kali membelenggu kita dengan segala keterbatasan. Arahkan dan pusatkan pikiran kita kepada Jesus Kristus saja.
Ingatlah!!!! Oleh karena kematian, penderitaan, dan kebangkitan Tuhan Jesus Kristus, kita hidup dapat beroleh kemenangan.
Dalam kitab Roma pasal 1 ayat 16-17 tertulis bahwa orang yang benar itu hidup oleh iman. Lalu bagaimana menjadi orang kristen yang Pemenang? Pertama kita harus tahu apa rahasia kemenangan kita, yakni rahasia tersebut aalah kematian Jesus di kayu salib yang menebus, memberi damai, serta membebaskan kita dari belenggu setan dan dosa-dosa. Yang Kedua adalah kita harus mengetahui posisi kita dalam Jesus Kristus. Rasul Paulus sendiri mengatakan dalam kitab Roma pasal 8 ayat 37 bahwa dalam Kristus kita harus menjadi lebih dari pemenang (more tahn conquerors). Apabila kita menginginkan kemenangan kita harus memulainya dengan kemenangan. Sebab kekalahan, keraguan, dan keputus asaan bukanlah modal yang bisa kita pakai untuk membangun sebuah kehidupan yang berkemenangan. Yang Ketiga adalah mau mempergunakan peralatan dan kekuasaan(otoritas) yang sudah ada disediakan Tuhan Allah untuk kita. Otoritas atau kekuasaan tersebut adalah kuasa untuk patuh. Tuhan Jesus senditi sebagai Kepala gereja dan pemegang tertinggi kuasa (baca matius 28 ayat 18-20 dan Filipi 2 ayat 9-11). Dan Tuhan Jesus Kristus sendiri telah memberi delegasi otoritas atau kuasa tersebut kepada Gereja-Nya.








